Contoh makalah Studi Kelayakan Bisnis - Usaha Distro


Makalah

Analisis Studi Kelayakan Bisnis
Distro


Disusun Oleh :
Achmad Musaddad
612010108003

Fakultas Ekonomi – Manajemen Smester VIII
Universitas Wiralodra Indramayu
2012






BAB I

PENDAHULUAN

Bisnis fashion semakin marak di Indonesia. Berbagai model pakaian dengan design baru dikeluarkan oleh produsen tiap harinya. Konsumen produk fashion juga semakin antusias menyambut model-model baru yang dirilis. Tak heran berbagai outlet penjualan produk fashion tidak pernah sepi. Maka menjamurlah berbagai bentuk bisnis clothing ini, mulai dari butik, factory outlet, distro, mobile disto dan lain sebagainya.
Seiring dengan berkembang pesatnya mode berpakaian pada jaman sekarang, orang-orang terutama anak muda berusaha tidak ketinggalan jaman dalam hal berpakaian dengan mengikuti mode yang sedang menjadi tren. Dalam berpakaian sehari-hari seolah mereka tidak ingin ketinggalan jaman dengan tren yang saat ini sedang "in". Bahkan mereka seringkali mencoba ingin menjadi tren setter, dengan berpakaian unik dan kreatif. Hal ini membuat para anak-anak muda berlomba-lomba untuk tidak ketinggalan jaman dalam hal berpakaian.
Untuk menjadi wirausaha tentu kita harus mengerti apa yang sesungguhnya dimaksud dengan usaha, apa tujuan kita menjalankan usaha tersebut, dan bagaimana agar usaha kita dapat berhasil. Usaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan dan keberhasilan dalam hal keuangan agar dapat memenuhi kebutuhannya pemilik usaha.
Dengan kemampuan. Bagi banyak pelaku usaha, bisnis distro baik kaos atupun yang lainnya menjadi salah satu alternatif usaha yang bisa dibilang cukup diminati karena potensinya untuk maju sangat besar di jaman seperti sekarang ini. Mengingat lifestyle atau gaya hidup anak muda yang sudah menjadikan pakaian tersebut sebagai atribut atau identifikasi dari ekspresi diri mereka.
Atas dasar hal di atas lah, bisnis distro distro makin dilirik banyak pelaku usaha. Cara pemasaran pun tidak saja di distro-distro tapi sudah banyak yang men-display di toko online. Nah, bagi yang mau mulai membangun usaha, maka pilihan membangun usaha distro distro sepertinya pilihan yang cukup menjanjikan.



BAB II

PEMBAHASAN


Distro, yang merupakan singkatan dari Distribution Outlet merupakan suatu tempat untuk mendistribusikan suatu barang dalam jumah yang terbatas. Jumlah barang yang terbatas inilah yang membedakan distro dengan toko-toko yang menjual produk-produk buatan pabrik. Karena jumlah yang dijual yang terbatas, maka keuntungan jika kita memakai barang-barang distro adalah tidak banyak orang yang memakai barang yang sama seperti kita pakai alias bukan barang pasaran.
Sekarang ini distro sudah ada banyak dimanapun di belahan bumi ini baik secara offline mapun distro yang digarap secara online. Kaos adalah barang luncuran distro yang paling digandrungi dan banyak dicari oleh para remaja pada umumnya, walaupun tidak jarang juga anak-anak kecil atau orang dewasa yang sering mencari kaos mereka disana. Kaos dari distro bukan saja tidak pasaran, tetapi biasanya memiliki disain-desain yang unik dan menarik. Dan karena inilah banyak orang kemudian lebih memilih membeli kaos nya di distro disbanding di toko-toko pakaian umum.
Distro adalah suatu tempat yang biasanya menjual pakaian, sepatu, celana, dan aksesoris yang biasanya mengikuti perkembangan mode dan kebanyakan konsumennya adalah anak muda. Adapun langkah untuk mendirikan usaha ini adalah :
1. Persiapan Tempat
Tempat usaha ini adalah pada rumah penulis sendiri yang kebetulan rumahnya dipinggi jalan raya dan strategi, dengan satu kamar kosong 5x5 meter dimodifikasi sebagai tempat usaha.

2. Pemasaran
Dalam mendirikan distro harus mencari tempat yang strategis, karena sebagian konsumennya anak muda maka sebaiknya distro dibangun atau didirikan di tempat yang biasa anak muda sering berkumpul.
Dengan cara ini tentu distro yang didirikan akan menarik perhatian bagi para anak muda tersebut dan kemudian mengunjungi distro tersebut. Selain dengan cara tersebut, orang banyak menggunakan internet untuk mempromosikan distronya. Blog dan situs pertemanan sering digunakan untuk memperkenalkan distro yang dia dirikan kepada orang-orang. Selain itu mempromosikan melalui mulut ke mulut juga cukup efektif. Apalagi distro merupakan tempat anak-anak muda berkumpul, pasti mereka akan memberi tahu kepada temannya untuk mengunjungi distro tersebut.

      
3. Harga
Dalam menentukan harga barang atau produk yang dijual memang harus disesuaikan dengan kantong dari konsumennya. Tetapi meskipun biasanya barang-barang yang di jual di distro harganya agak mahal, tetapi tetap saja tidak mengurangi minat para anak muda untuk membeli pakaian, celana, atau aksesoris yang mereka gunakan di distro. Memang gengsi di antara kalangan anak muda mempengaruhi hal tesebut, tetapi model dan kualitas barang-barang yang ada di distro sangat sesuai dengan selera para anak muda, sehingga mereka tetap membeli barang-barang yang ada di distro meskipun harganya mahal. Akan tetapi pemilik distro harus memperhatikan kualitas dari barang yang dijualnnya, agar harga yang para konsumen bayar sesuai dengan kualitas barang yang mereka beli.

4. Model
Anak-anak muda biasanya tidak mau ketinggalan dalam hal berpakaian, mereka selalu berusaha mengikuti tren masa kini. Dan model pakaian yang dijual di distro biasanya mengkuti perkembangan tren masa kini. Seperti model gambar pada baju misalnya, biasanya distro menjual baju-baju dengan gambar-gambar artistik yang sangat bagus dan digemari anak-anak muda. Contoh lain baju-baju pada distro memiliki warna-warna yang menarik dan beraneka ragam. Dengan menyediakan seperti contoh-contoh di atas tentu para konsumen akan puas dengan barang-barang yang ada di distro anda.


5. Manage Keuangan
Beberapa orang menjadikan bisnis ini hanya sebagai pekerjaan sampingan, dan menyampur adukkan uang bisnis dengan uang lainnya. Sehingga susah untuk mengetahui dan memperkirakan untung rugi bisnisnya. Untuk itu, harus ada pemisahan antara keuangan bisnis dan keuangan harian lainnya. Dengan memisahkan semua uang bisnis dalam satu rekening untuk mepermudah penghitungan laba rugi. Asumsi finansial usaha ini adalah sebagai berikut :

1. Renovasi teras untuk showroom : Rp. 1.500.000
2. Belanja produk distro : Rp. 10.000.000
3. Rak baju, Display dll : Rp. 2.000.000
4. Manequin, Hanger DLL : Rp. 1.000.000
5. Biaya Promosi Awal : Rp. 500.000
Total Modal : Rp. 15.000.000

Biaya Operasional:
1. Transportasi : Rp. 400.000
2. Telepon DLL : Rp. 300.000
3. Listrik : Rp. 300.000
Total biaya produksi : Rp. 1.000.000

Prediksi keuntungan:
Dengan asumsi dalam sehari rata-rata bisa menjual 12 produk
Harga rata-rata produk Rp. 50.000 dengan keuntungan rata-rata 25% dari harga beli.
Maka Pemasukan perbulan:
12 Produk X Rp. 50.000 X 30 Hari = 18.000.000
Keuntungan= Rp. 18.000.000 X 25% - Rp. 1.000.000 (biaya operasional) = Rp. 3.500.000

Balik modal = Modal Awal : Keuntungan:
Rp. 15.000.000 : 3.500.000 = 4 bulan.
Melihat dari sisi keuangannya, usaha ini jelas sangat menguntungkan, namun perlu diwaspadai, karena usaha ini menyangkut fasion, maka perkembangan tren model menjadi tuntutan utama yang diperhatikan dalam kegiatan operasionalnya.
Keunggulan usaha ini adalah pada jenis produk dan desainnya yang tidak dijual pada pasar umum. Hal ini dapat dikatakan menarik karena ketidak umumannya, dari sini awal mula minat konsumen membeli barang-barang distro, dengan alasan kepuasan karena keunikan dan kemajuan gaya mode yang selalu berubah, maka usaha distro dapat dipastikan akan berjalan baik dengan operatif manajemen yang diterapkan dalam usaha.


BAB III

PENUTUP

Distro merupakan usaha penjualan pakaian yang dapat digolongkan dalam fasion anak muda, usaha distro berpeluang sangat besar dalam menembus pasar penjualan pakaian, karena sasaran usaha ini adalah anak muda yang secara keseluruhan konsumtif.
Pendirian usaha distro adalah langkah awal usaha milik sendiri dengan modal yang tidak terlalu besar namun sangat layak dalam segi keuntungannya, kelebiahan usaha ini adalah pada produknya yang tidak ada dipasaran umum, biasanya hal yang seperti ini yang dicari para kaulamuda, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa usaha distro sangat terasa keuntungan dan kepuasannya baik bagi produsen maupun konsumen
Kelemahan usaha ini adalah sistem promosi dan pemasaran yang harus dilakukan dengan sangat optimal, karena bukan tidak mungkin perusahaan distro lama maupun distro baru bersaing dengan keadaan yang lebih baik, persaingan usaha ini memang sangat ketat, namun sela peluang dengan menganalisis hal yang menyebebkan konsumen itu puas serta didukung dengan aspek manajemen yang jelas, menjadi spirit tersendiri kelangsungan operasional usaha ini.
Kemungkinan terjadinya kerugian memang ada, cara meminimalisir resiko tersebut adalah dengan memperlakukan usaha layknya usaha besar, artinya, walaupun usaha distro ini usaha kecil, namun tujuan keuntungan dari usaha ini harus direncanakan dengan matang dan dijalankan sesuai rencana.

DAFTAR PUSTAKA

  1. http://google.com
  2. http://kaskus.us



0 komentar:

Poskan Komentar

Blogroll

Jika anda sudah memiliki account Facebook, Klik "Connect", Jika belum memiliki account Facebook, Klik "Sign Up"
Widget by: Facebook Develop by: aulia Thank's to: imanlinuxer
Facebook Gw Adad Danuarta

Twitter Adad5Gibranz

Nama asli Achmad Musaddad, biasa di panggil ADAD,, tanggal lahir 6 maret 1990 di indramayu, cucu dari Kyai Irsyad bin IKROM BIN MUNJIYAT BIN WADINGAH BIN MISKIYAH BIN PENGHULU BEO BIN KYAI MUHAMMAD CANGKRING BIN TOLABUDDIN BIN PANGERAN CILIK (ASAL DARI PALEMBANG – SUMATRA SELATAN)yang keturunan dari Sultan MALIKUS SALEH (W. 1297 M/676 H) yang dikenal dengan Nama "ARYA DAMAR".
SDN tinumpuk 2 SMPN 2 Juntinyuat SMK PGRI Indramayu Universitas Wiralodra Indramayu

SMS GRATISS !!

Copyright © 2012 Adad DanuartaTemplate by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.